JEO - Entertainment

Panggung Dunia
The Sacred Riana dan Demian Aditya

Kamis, 20 September 2018 | 10:25 WIB

Lewat sulap, dua anak bangsa membawa nama Indonesia di panggung dunia. Mereka adalah Demian Aditya dan The Sacred Riana lewat ajang America's Got Talent (AGT).

AGT adalah sebuah acara pencarian bakat yang merupakan adaptasi dari waralaba Got Talent yang dimiliki oleh Simon Cowell bersama perusahaan media SYCO. Simon Cowell juga berperan sebagai salah satu dari empat juri.

Demian, yang memiliki nama lengkap Aditya Prambudhi itu menjadi pioner. Berkat aliran sulap, ilusionis, ia berhasil lolos dalam tiga babak AGT 2017 lalu.

Prestasi yang sama juga ditorehkan oleh Marie Antoinette Riana Graharani. Nama panggungnya The Sacred Riana. Usai menjadi jawara Asia's Got Talent 2 pada 2017, Riana kembali menjajal panggung yang lebih besar dengan mengikuti America's Got Talent 2018.

The Sacred Riana dikenal memiliki aliran sulap bernama bizarre illusionis dan dikenal mempunyai keahlian telekinesis. Ia tampil bersama "temannya", sebuah boneka berambut gimbal bernama Riani.

"TEROR" THE SACRED RIANA

Kompas.com/Ira Gita
The Sacred Riana saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2018).

Debut The Sacred Riana di panggung AGT terjadi pada episode perdana season ke-13. Penampilannya di panggung AGT langsung membuat ketakutan penonton dan para juri.

Ketika juri menyapanya, Riana (26) tiba-tiba membuang bonekanya ke lantai dan turun ke meja para juri. Penampilannya yang "spooky" membuat Simon Cowell, Howie Mandel, Mel B, dan Heidi Klum bergidik.

Riana kemudian membuka kain hitam di hadapan Mel B, menggelar beberapa foto wajah orang, kemudian mengambil potongan koran yang bertuliskan "12 People Died in Building Blaze, Suicide Victim to Blame".

"Siapa penyebab kebakaran ini?" tanya Riana pada Mel B yang memilih satu foto pria bernama Bob.

Tak lama kemudian, Riana mengambil sebuah kamera polaroid dan memotret Mel B. Namun, ia tak memperlihatkan hasil foto itu dan langsung meletakkannya terbalik di telapak tangan Mel B.

Penampilan The Sacred Riana yang spooky membuat Simon Cowell, Howie Mandel, Mel B, dan Heidi Klum bergidik.

Selanjutnya, Riana mengambil potongan koran tadi, membuka lipatannya, dan tampaklah wajah pria bernama Bob sebagai penyebab kebakaran. Seketika para penonton dan juri terkesiap melihat itu.

"Dia di sini. Lihat!" kata Riana sambil menunjuk Mel B.

Sesuai arahan Riana, Mel B membuka foto polaroid di tangannya dan langsung berteriak.

"Ya Tuhan! Bob ada di belakangku," serunya terkejut.

Reaksi Mel B ini membuat semua orang dalam ruangan terkejut. Foto tersebut memperlihatkan sebuah bayangan pria bernama Bob tadi ada di belakang Mel B. Salah satu juri sampai meminta Riana untuk pergi dari depan meja juri, saking ketakutannya.

Babak Judge Cuts

"Teror" pertama itu berhasil meloloskan The Sacred Riana ke babak Judge Cuts. Dari 20 peserta yang tampil, hanya tujuh orang yang akan melaju ke pertarungan berikutnya.

Pada babak ini, The Sacred Riana mengenakan gaun hitam selutut. Ia mengenakan stocking putih dan sepatu hitam. Seperti biasa, rambutnya terurai menutupi sebagian wajahnya.

 

Wajah tegang para juri terlihat ketika The Sacred Riana yang menggendong boneka Riani melangkah ke panggung.

Juri Simon Cowell tersenyum tipis. Di sampingnya, Heidi Klum langsung memegang dahi. Mel B mulai terlihat gugup dan Howie Mandel menutup mulut dengan tangannya.

"Halo...," juri tamu itu menyapa.

Namun, Riana justru membuang muka, gaya khasnya di panggung. Juri tamu, penyanyi country Martina McBride, kemudian menanyakan kabar juara Asia's Got Talent 2017 itu.

Tanpa menjawab, The Sacred Riana turun dari panggung dengan langkah tegas. Seruan kaget terdengar dari kursi penonton. Kamera memperlihatkan wajah-wajah tegang penonton.

Sambil membisu, Riana berjalan ke kursi juri dan berhenti di belakang Mel B, yang terkesiap ketika Riana menepuk pundaknya. Riana meletakkan boneka Riani ke pangkuan Mel B.

"Teman khayalanku ingin bermain, dan dia juga suka rasa takut," kata Riana ketika sudah kembali ke panggung.

Ia kemudian membuka pintu rumah-rumahan di sampingnya. Ia mengambil sebatang lilin merah dan memasukkannya ke rumah-rumahan itu. Penonton terkejut karena lilin itu menyala sendiri.

The Sacred Riana lalu menunjukkan sebuah buku dengan halaman yang masih kosong. Sebelum memasukkannya ke rumah mainan itu, ia menulis "Do you want to play" pada sampulnya.

Setelah buku itu dimasukkan, The Sacred Riana menutup pintu rumah mainan tersebut. Kemudian terdengar suara lonceng berdenting. Ia kemudian membuka pintu rumah itu, lalu mengeluarkan buku di dalamnya.

Ketika dibuka, buku bersampul coklat tadi itu sudah penuh coretan dan gambar telapak tangan. Di sana juga ada tulisan, "I want to play with Mel B".

Itu membuat Mel B semakin takut. Apalagi ketika Riana kembali turun dari panggung dan berjalan ke arah juri. Howie Mandel cepat-cepat mengembalikan boneka Riani kepada Mel B.

Sambil membisu, The Sacred Riana meletakkan buku penuh coretan teman khayalannya itu di depan mantan personel Spice Girls tersebut. Ia juga mengambil boneka Riani sebelum kembali ke panggung.

Sang pesulap lalu memasukkan boneka itu ke rumah kecilnya. Ia kemudian berjalan menjauh sambil mengatakan, "Come on... let's play. Let's play with our new friend."

Selama beberapa detik tidak terjadi apa-apa. Suasana pun hening. Sampai tiba-tiba rumah-rumahan itu terbuka.

Di situ berdiri sesosok tubuh berpenampilan persis seperti Riana. Ia mengenakan busana seperti yang biasa dikenakan sang ilusionis. Gaun hitam dengan lengan panjang berwarna putih. Semua terhenyak sebelum memberi tepuk tangan meriah.

Babak Perempat Final

The Sacred Riana berhasil menembus babak perempat final AGT dan bersaing dengan 11 peserta lainnya. Untuk lolos ke semifinal, ia harus masuk tujuh besar penampil dengan suara terbanyak pilihan penonton.

Penampilannya dibuka dengan kobaran api di sisi bagian depan panggung. Riana kemudian muncul dari seonggok kain di tengah panggung.

Mengenakan busana khasnya, kemeja putih yang dipadukan dengan dress tanpa lengan berwarna merah, The Sacred Riana melangkah mantap ke arah juri.

Ia langsung membuka sebuah kotak kayu di meja juri, tepatnya di depan juri Mel B. Di dalam kotak itu terdapat sebuah foto dan boneka kain.

Ternyata ada wajah keempat juri America's Got Talent pada foto itu, yakni Simon Cowell, Heidi Klum, Mel B, dan Howie Mandel.

Heidi Klum dan Mel B sempat melongok ke kotak itu, tetapi Mel B memalingkan wajahnya ke kanan dan berbicara kepada Mandel.

"Dia akan mendatangi salah satu dari kalian," kata The Sacred Riana dengan suara khasnya.

"Siapa?" tanya Mel B sambil mengangkat kedua tangannya. Nadanya terdengar kesal dan tidak sabar.

The Sacred Riana tidak menjawab. Ia hanya memandang Mel B lekat-lekat. Melihat itu, Mel B menunduk sambil memegangi keningnya. Ia membuka selembar foto yang dilipatnya menjadi empat. Ternyata wajah Mel B hilang.

"Kamu," ujar Riana. Mel B menyambutnya dengan wajah pasrah.

The Sacred Riana lalu meremas-remas foto itu lalu membantingnya ke lantai. Saat itulah kotak kayu yang tertutup tiba-tiba terbuka lagi. Para juri pun terkejut karena aksi yang tidak disangka-sangka itu.

Dari kotak itu Riana mengeluarkan boneka kain berambut panjang. Pada bagian muka tertempel wajah Mel B dari foto sebelumnya.

"Kamu. Ambillah," kata The Sacred Riana sambil mengulurkan boneka itu ke tangan Mel B.

Ketika Riana menjauh dari Mel B, tiba-tiba bel di meja juri berdenting. Semua mata langsung tertuju pada bel itu. Tidak lama kemudian, muncul seseorang berbaju mirip Riana dari belakang Howie Mandel. Ia langsung mendatangi Mel B, memegang bahunya, lalu merebut boneka dari tangan personel Spice Girls tersebut.

Ketika itu, Riana langsung berseru meminta kembarannya meninggalkan Mel B. Tiba-tiba dari sisi kiri dan kanan juri muncul beberapa duplikat The Sacred Riana.

Sambil menggeram, delapan kembaran Riana itu terus merangsek Riana yang berlari ke panggung. The Sacred Riana sendiri terpojok lalu memanjat dinding di panggung.

Highlight Aksi Demian Aditya dan Sacred Riana

 

AKSI MENDEBARKAN

DEMIAN ADITYA

Ilusionis Demian Aditya (38) merupakan artis pertama Indonesia yang menapaki panggung America's Got Talent. Ia tampil pada musim ke-12, pada 2017.

"Escape artist," begitu ia disebut pada video-video penampilannya yang diunggah kanal America's Got Talent di YouTube.

Penamaan itu tentu beralasan kuat. Tiga aksi Demian di AGT selalu menampilkan ia harus melepaskan diri dari belenggu agar terhindar dari maut.

Membebaskan dari longsoran pasir

 

Aksi perdana Demian di panggung AGT adalah membebaskan diri dari kotak kaca pada 30 Mei 2018. Empat juri, yakni Simon Cowell, Howie Mandel, Mel B, dan Heidi Klum, menahan napas sepanjang aksi itu.

"Ya. Saya akan dibelenggu pada kaki, pergelangan tangan, dan leher dengan penutup yang rapuh di atas saya," tutur Aditya.

"Saya hanya punya waktu dua menit untuk meloloskan diri sebelum pasir masuk ke tempat saya dan mengubur saya hidup-hidup," lanjut suami Sara Wijayanto.

Mandel kaget. Ia menanyakan keseriusan Demian yang rela mempertaruhkan nyawanya demi atraksi ini. Jawaban Demian adalah demi America's Got Talent bersedia melakukannya.

Demian masuk ke dalam sebuah kotak kaca. Ia berbaring, lantas membelenggu kaki, tangan, dan lehernya. Di atasnya ada papan yang berjarak sekitar 50 sentimeter dari tubuhnya. Dari atas, pasir putih berjatuhan bagai hujan yang sangat deras.

Ketegangan memuncak ketika Demian cukup lama membuka belenggu lehernya. Sementara jantung penonton terus terpompa, pasir putih tidak berhenti turun melewati penutup dan mulai menutupi sebagian tubuh Demian.

Terdengar jeritan ketika penutup itu jatuh bersama pasir, yang menurut Demian seberat 400 kilogram. Dua orang berlari ke panggung untuk mengeluarkannya dari kotak tersebut.

Howie Mandel langsung berdiri dari kursi juri. "Ada masalahkah?" tanya dia dengan wajah cemas. Sementara itu, Heidi Klum menutup wajahnya dengan kedua tangan.

Salah seorang pria yang menolong lalu mengambil palu dan memecahkan kaca kotak tersebut. Kaca itu pecah dan pasir pun berhamburan ke panggung. Namun, tubuh Demian tidak terlihat. Penonton tercengang.

Pria itu kemudian membanting palu ke panggung. Ia melempar topinya dan menghadap ke arah penonton dan juri. Setelah menghela napas panjang, ia tersenyum lebar. Dia adalah Demian.

Dengan wajah terpana, Simon Cowell menunjuk ke arah Demian. Howie Mandel hanya ternganga. Simon pun berdiri dan bertepuk tangan dan Howie memandang panggung tanpa berkata-kata.

Dikubur hidup-hidup

Melaju ke babak kedua, Demian beratraksi di luar studio. Ia masuk ke sebuah kotak kayu yang dikubur di dalam lubang setinggi 10 kaki.

Nantinya, lubang itu akan dipenuhi pasir. Di dalam kotak, kamera kecil akan ditaruh untuk memantau gerak-gerik Demian.

Sebelum masuk ke dalam kotak, tubuh Demian dililit rantai besi. Kedua tangannya juga diborgol. Ia harus melepaskan rantai itu sebelum pasir memenuhi lubang tersebut atau ia bisa tak mendapat udara. Ia hanya punya waktu 1 menit 30 detik untuk keluar dari kotak.

Saat sisa waktu 30 detik, tiba-tiba kamera pengawas di dalam kotak tak berfungsi, sementara pasir terus dimasukkan ke dalam lubang. Para juri dan orang-orang yang menyaksikan hal tersebut tampak cemas.

Tanpa diduga, Demian sudah berada di antara staf yang ikut menimbun pasir. Demian sukses memukau juri dan penonton lewat atraksinya.

The Death Drop

Berkat dua aksi ekstrem di dua babak sebelumnya, Demian melaju ke perempat final. Dalam babak ini, ia melakukan aktraksi secara langsung, berbeda dari dua atraksi sebelumnya yang siaran tunda.

"Malam ini saya akan mencoba melakukan aksi paling menantang maut. Saya menyebutnya 'The Death Drop'," kata pria berusia 36 tahun itu.

Di belakang Demian, tampak sebuah konstruksi yang cukup tinggi. Terdiri dari tangga dari sisi kiri dan kanan dan pada puncaknya terdapat sebuah peti.

Dia meminta pembawa acara Tyra Banks untuk menerangkan aksi yang akan dilakukannya. Ketika Banks menjelaskan kepada juri dan penonton aksi tersebut, Demian tampak menaiki anak tangga.

Malam ini saya akan mencoba melakukan aksi paling menantang maut. Saya menyebutnya The Death Drop.

Sesampainya di atas, dia pun masuk ke dalam peti kayu yang digantung di puncak konstruksi tersebut. Menurut Banks, satu-satunya penunjang peti itu adalah tali-tali yang terikat pada kerekan yang berdiri di panggung.

Setelah masuk peti, ia mengeluarkan tangannya dari dua lubang pada penutup peti. Kedua tangannya itu diborgol dan rantainya dikaitkan pada sebuah tiang di puncak konstruksi tersebut. Sepanjang aksi tangan Demian terangkat.

"Yang membuat aksi ini semakin berbahaya adalah api. Demian harus bisa meloloskan diri sebelum talinya terbakar habis," papar Tyra Banks. Ketika tali habis terbakar, peti itu akan jatuh ke tiga tiang yang terbakar.

 

Seorang pria muncul menyalakan api yang pelan-pelan membakar tambang yang mengikat peti Demian. Penonton bertepuk tangan ketika melihat Demian berhasil melepaskan diri dari borgol. Namun, mereka masih harus menunggu apakah dia bisa keluar dari peti itu.

Selama beberapa detik, penonton dibuat tegang. Apalagi ketika peti itu mulai turun dari posisi sebelumnya. Penonton menjadi bingung karena aksi itu berhenti sampai di situ. Demian tidak terlihat keluar meskipun tutup peti sudah bergeser.

Simon Cowell menanyakan keberadaan Demian. Howie Mandel curiga ada yang salah dalam atraksi ini. Juri Mel B bahkan sudah menekan bel tanda silang. Artinya, dia tidak meloloskan Demian.

Bunyi keras bel memecah ketegangan, sampai-sampai Heidi Klum menjerit. Mel B pun ditegur oleh Mandel yang mengatakan, pasti ada yang tidak beres dengan aksi Demian.

Tiba-tiba seorang pria muncul dari belakang juri dan menyemprotkan asap. Para juri melongo melihatnya. Dia adalah Demian.

TERHENTI DI BABAK PEREMPAT FINAL

Perjalanan Demian Aditya di AGT 2017 dan The Sacred Riana di AGT 2018 sama-sama terhenti di babak perempat final.

Demian dan The Sacred Riana saat itu tidak masuk dalam tujuh penampil yang lolos ke semifinal dari 12 peserta yang bertarung di panggung delapan besar.

Dalam sebuah wawancara, Demian mengaku sempat kesal atas kesalahan teknis yang terjadi pada aksi The Death Drop. Ia tidak puas dengan performanya itu.

Meski demikian, Demian tetap bangga karena mendapatkan pengalaman berharga di luar negeri. Kemampuannya pun juga diakui di mata internasional.

"Sudah sampai di babak perempat final, saya merasa sangat gembira," ujar Demian.

Bahkan itu jadi pintu, diundang di dunia lebih terbuka, saya main di Itali, saya main di China, saya main di Malaysia, nanti main di Thailand, itu kan sudah ngebuka jendela dunia

Sementara itu, The Sacred Riana tidak termasuk dalam tujuh aksi yang mendapat suara terbanyak dari 12 penampil di putaran kedua perempat final AGT 2018. Namun, penampilan The Sacred Riana berhasil mendapatkan apresiasi dari para juri.

Melalui manajernya, Bow Vernon, The Sacred Riana mengakui kurang persiapan dalam menghadapi babak perempat final. Kendala waktu yang terbatas menjadi penyebab Riana tidak maksimal.

"Kalau kami sih pikirnya memang kurang persiapan ya, karena waktunya kan mepet juga, menurut kami sih itu. Kedua kami juga kurang promosi, untuk mengenalkan. Kami kurang matang persiapannya dan promosiin Riana," ujar Bow.

Apa pun hasil yang dicapai Demian Aditya dan The Sacred Riana, panggung America's Got Talent telah membuka mata dunia bahwa Indonesia memiliki talenta-talenta bagus di dunia sulap.

Demian tidak merasa gagal meskipun terhenti di babak perempat final. Ia justru menganggapnya sebagai langkah awal.

"Bahkan itu jadi pintu, diundang di dunia lebih terbuka. Saya main di Italia, saya main di China, saya main di Malaysia, nanti main di Thailand, itu kan sudah ngebuka jendela dunia," ujarnya.

Menurut Demian, orang menjadi tahu bahwa ada ilusionis Demian Aditya dan The Sacred Riana dari Indonesia.

"Jadi orang tahu, ‘Wah, ada Demian’. Jadi, ini sebenarnya langkah awal buat Riana dikenal di dunia. Jadi buat saya bukan seperti, ‘Oh gue kalah', enggak, tapi ini sebuah langkah awal, dunia bisa sudah melihat Riana sekarang," imbuhnya.

Menurut manajernya, Bow Vernon, permintaan tampil untuk Riana datang dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali dari Afrika.

Komentar Juri di "America's Got Talent" terhadap Sacred Riana dan Demian Aditya