JEO - Entertainment

Avengers: Endgame,
Akhir Saga 11 Tahun

Selasa, 30 April 2019 | 12:59 WIB

Akankah imajinasi atau malah ekspektasi para penggemar tentang akhir upaya Avengers menghadapi Thanos bakal terjawab di Avengers: Endgame?

MENJELANG pemutarannya pada 26 April 2019 di Amerika Serikat, Endgame menebar "virus" di mana-mana. Demam Avengers: Endgame merebak, memicu lonjakan imajinasi orang-orang yang berlomba-lomba berteori.

Namun, sebelum Endgame benar-benar menyentuh layar bioskop, sejatinya tak ada yang tahu pasti kelanjutan nasib para superhero setelah Thanos (Josh Brolin) melakukan "jentikan maut" alias decimation dengan infinity gauntlet.

Indonesia dan beberapa negara Asia lain mendapat kesempatan berhadapan dengan Endgame terlebih dulu dibandingkan Amerika Serikat. Di Indonesia, film ini tayang di bioskop mulai 24 April 2019.

Seperti di sejumlah negara lain, para penggemar Marvel Indonesia terpantau berbondong-bondong ke bioskop untuk memuaskan rasa penasaran. Pesan tiket online sampai antrean mengular, jadi saksinya. 

Akankah akhir saga 11 tahun dari 22 film yang melibatkan para superhero Avengers sesuai imajinasi atau malah ekspektasi para penggemar?

TEORI FANS
DAN KENYATAAN

DUDUK di kursi studio bersama puluhan penonton lain sambil menanti judul Avengers: Endgame muncul, rasanya seperti sedang berada wahana rollercoaster. Tepatnya, serasa saat menunggu kereta rollercoaster berjalan. Dag dig dug.

Berbicara soal Endgame tentu tidak lepas dari konflik utama dari film ini, yaitu upaya mengembalikan miliaran kehidupan yang hilang menjadi debu dalam Avengers: Infinity War. Terbayang adegan akhir Avenger: Infinity War?

Thanos, karakter antagonis yang diperankan aktor Josh Brolin dalam film Avengers: Infinity War keluaran Disney-Marvel Studios.
Disney-Marvel Studios
Thanos, karakter antagonis yang diperankan aktor Josh Brolin dalam film Avengers: Infinity War keluaran Disney-Marvel Studios.

Avengers: Endgame adalah tentang segala upaya, pikiran, dan tenaga dikerahkan para anggota Avengers yang tersisa untuk mengembalikan kehidupan di semesta. Mereka berusaha merebut enam infinity stones yang terpasang di infinity gauntlet Thanos.

Film berdurasi 3 jam 1 menit itu menyuguhkan kejutan demi kejutan dalam setiap jalinan pergantian scene-nya. Perang batin para pahlawan dengan masa lalunya juga bisa membawa penonton sedikit bernostalgia sekaligus membuat mata berkaca-kaca.

Ini bisa dibilang racikan suguhan ketegangan dibalut kisah dramatik yang mampu mengoyak-ngoyak perasaan. Sutradara Endgame, Anthony Russo, dalam wawancara di Seoul, Korea Selatan, baru-baru ini menyebut, Endgame menyuguhkan banyak emosi, itu pun dengan cara yang berbeda dari yang dilakukan Infinity War.

Baca juga: Sutradara Jamin Penonton Akan Merasa Lega Usai Saksikan Avengers: Endgame

Emosi itu, misalnya, ditemui saat Carol Danvers alias Captain Marvel merapatkan barisan dengan Avengers. Kehadirannya bak tambahan sedikit angin segar bagi para superhero saat mengumpulkan kekuatan yang tersisa untuk menghadapi Thanos.

Namun, Marvel juga tidak rela membiarkan akhir cerita pertarungan ini mudah ditebak seperti yang disebut-sebut dalam beragam "teori" penggemar mengenai film ini. 

Anthony Russo dan Joe Russo menghadiri press conference film Avengers: Endgame di Seoul, South Korea, pada 15 April 2019.
Chung Sung-Jun/Getty Images for Disney
Anthony Russo dan Joe Russo menghadiri press conference film Avengers: Endgame di Seoul, South Korea, pada 15 April 2019.

"Ini masalahnya, para penggemar sangat bersemangat dan mereka menghabiskan waktu yang lama untuk hidup dengan karakter-karakter ini."

~Anthony Russo~

Anthony Russo dalam sebuah wawancara yang sama melontarkan pernyataan untuk mematahkan teori-teori penggemar.

"Ini masalahnya, para penggemar sangat bersemangat dan mereka menghabiskan waktu yang lama untuk hidup dengan karakter-karakter ini, memikirkannya, menggunakan imajinasi mereka untuk mengikuti ke mana cerita-cerita ini mungkin pergi," ujar dia.

Namun, dia berkeyakinan imajinasi yang telah terbangun mendahului film penutup Avengers itu bisa jadi malah jauh meleset.

"Kadang-kadang prediksi mereka liar, kadang-kadang mereka sejalan dengan yang mungkin terjadi. Kalian bisa mendekati (jalan ceritanya), tetapi tidak pernah persis seperti itu," tambahnya.

Saudara Anthony yang juga sutradara Endgame, Joe Russo, memastikan bahwa mereka terus berusaha mengejutkan orang.

"Misi kami adalah selalu mengejutkan orang. Jadi kami mencoba membuat pilihan yang benar-benar mengejutkan," ucap Joe Russo.

Robert Downey Jr menghadiri press conference untuk film Avengers: Endgame di Seoul, South Korea, pada 15 April 2019.
Chung Sung-Jun/Getty Images for Disney
Robert Downey Jr menghadiri press conference untuk film Avengers: Endgame di Seoul, South Korea, pada 15 April 2019.

Robert Downey Jr sang pemeran Iron Man juga berpendapat serupa terkait teori akhir cerita dari para penggemar. 

"Mustahil memprediksi yang akan terjadi (dalam Avengers: Endgame)," kata Downey dalam konferensi pers Endgame di Four Seasons, Seoul, Korea Selatan, baru-baru ini.

Meski begitu, ia merasa terhubung dengan para penggemar, terutama dengan banyaknya teori atau prediksi mereka berkait Avengers: Endgame.

Karena alasan itu pula, dalam kesempatan fan event film Avengers: Endgame di Jang Chung Arena, Seoul, Korea Selatan, Senin (15/4/2019) malam, Downey menyampaikan ucapan terima kasih dan mengungkap rasa bangganya terhadap dedikasi serta kesetiaan para penggemar Marvel selama ini.

"Saya hanya mau bilang, sejak 11 tahun lalu pada 2008 hingga hari ini, universe semakin meluas. Saya tahu bahwa sebagian besar dari kalian pasti masih muda saat film Iron Man dirilis dan sekarang kalian sudah tumbuh dewasa," kata Downey.

"Saya hanya ingin bilang saya bangga kepada kalian dan saya sangat bersyukur dan terima kasih," imbuhnya.

Wajar bila Downey mengungkap rasa terima kasih yang terasa emosional bagi para penggemarnya. Sebab, Iron Man sendiri bisa disebut sebagai fondasi awal terbentuknya Marvel Cinematic Universe satu dekade yang lalu.

SAGA 22 JUDUL
DALAM 11 TAHUN

PENGGEMAR tahu, setiap kisah Avengers bisa dinikmati sebagai satu film yang berdiri sendiri dengan ceritanya. Namun, penggemar pun tahu, Avengers adalah juga jejalin perjalanan para superhero yang dipertemukan oleh persoalan dalam dunia Marvel.

Diangkat dari komik Marvel, film-film Avengers tidak selalu tayang berurutan secara kronologikal waktu kemunculan pahlawan atau kejadian yang menyatukan mereka.

Ada film yang bercerita tentang salah satu atau beberapa superhero. Ada pula film yang memang menampilkan sekelompok pahlawan lintas-generasi dan latar belakang bersama-sama mengatasi persoalan dunia.

Berdasarkan fase urutan penayangan, berikut ini rentetan "serial" Avengers dalam 11 tahun kehadiran para pahlawan Avengers di layar lebar:

∗Fase Pertama

The Avengers
MARVEL STUDIOS
The Avengers

Fase Kedua

Avengers: Age of Ultron
MARVEL STUDIOS
Avengers: Age of Ultron

Fase Ketiga

Avengers: Endgame (2019)
MARVEL STUDIOS
Avengers: Endgame (2019)


Buat yang penasaran, butuh memastikan, atau malah sekalian yang sama sekali belum tahu, berikut ini adalah urutan waktu kelahiran atau kemunculan superhero, dan atau kejadian yang melibatkan Avengers, dalam sajian infografik: 

Urutan Kronologi Film Avengers - (KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO)

Lihat juga: INFOGRAFIK: Sebelum "Avengers: Endgame", Ini Urutan Film Marvel yang Perlu Ditonton 

Ringkasnya, kisah Avengers bermula dari cerita saat Steve Rogers menjadi sukarelawan untuk menjadi "tentara super", yang kelak dikenal sebagai Captain America. Dia lahir dalam upaya menghadapi Hydra dan harus berhadapan dengan kekuatan batu tesseract.

Kisah terus bergulir dengan kemunculan Captain Marvel yang lalu bertemu Nick Fury di masa muda. Pertemuan dengan Captain Marvel atau Carol Danvers itu pula yang nantinya menginspirasi Fury untuk mengumpulkan para superhero dan membentuk Avengers.

Cerita akan berlanjut dengan kisah kepahlawanan generasi berikutnya, mulai dari Iron-Man, Thor, Hulk, Ant-Man, Doctor Strange, Guardians of the Galaxy, sampai Spider-Man. Semua sosok itu yang kemudian dipertemukan dalam Avengers: Infinity War (2018).

Menemukan akhir dari kisah Avengers disebut telah ada dalam benak Marvel selama empat tahun, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk membangun cerita Endgame.

Presiden Marvel Studios Kevin Feige mengatakan bahwa Avengers: Endgame merupakan akhir dari sebuah kisah.

Menemukan akhir dari kisah tersebut telah ada dalam benak Marvel selama empat tahun. 

"Kami membutuhkan akhir cerita yang hebat. Kita juga perlu sebuah akhir cerita untuk awal yang baru," kata Kevin Feige kepada The Hollywood Reporter sebelum pemutaran perdana Endgame di Los Angeles, AS, pada 22 April 2019.

Saat ini Feige merencanakan set film Marvel berikutnya dan rencana memperluas platform streaming melalui Disney +.

"Kita tidak bisa mengharapkan sesuatu menjadi lebih besar dari apa yang telah kami lakukan pada tahun lalu," ujar Feige.

"Tetapi kita bisa berharap itu menjadi berbeda dan unik dan membangun lagi untuk sesuatu yang sama, yang saya harap mengejutkan," kata Feige.

Apakah Anda penggemar Avengers yang juga punya teori sendiri soal akhir kisah para pahlawan dan Thanos? Atau, Anda penonton lepas dari setiap tayangan film ini?

Akankah akhir kisah Avengers ini benar-benar jadi kejutan dan atau tak tertebak? Mari mencari jawabnya di layar lebar....

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.