JEO - Lifestyle

Karena Skincare adalah Investasi...

Jumat, 27 Juli 2018 | 12:40 WIB

DI ACARA pernikahannya dengan Pangeran Harry, Meghan Markle tampil memukau. Pilihan gaya riasan sederhana malah makin menonjolkan kecantikan kulitnya. 

Sayangnya, ada saja yang beranggapan riasan natural adalah semata karena dan demi penghematan biaya berdandan.

Namun, pilihan riasan sederhana bukan milik Markle seorang. Banyak perempuan sekarang memilih riasan natural. Pilihannya mulai dari sedikit sentuhan make up hingga riasan "no make up".

Di Indonesia, kulit mulus dan flawless bintang drama Korea dengan riasan natural juga menjadi inspirasi bagi banyak wanita.

Sayangnya, ada saja yang beranggapan riasan natural adalah semata karena dan demi penghematan biaya berdandan. Faktanya, tidak juga.

Pangeran Harry dan Meghan Markle saat acara pemberkatan pernikahan di Kapel St George, Kastil Windsor, Inggris, Sabtu (19/5/2018). Sebanyak 600 tamu undangan menghadiri jamuan makan siang dan makan malam pada acara resepsi, ditambah 2.640 tamu dari warga biasa yang akan menimati teh dan kudapan di Istana Windsor.
AFP PHOTO/POOL/DOMINIC LIPINSKI
Pangeran Harry dan Meghan Markle saat acara pemberkatan pernikahan di Kapel St George, Kastil Windsor, Inggris, Sabtu (19/5/2018). Sebanyak 600 tamu undangan menghadiri jamuan makan siang dan makan malam pada acara resepsi, ditambah 2.640 tamu dari warga biasa yang akan menimati teh dan kudapan di Istana Windsor.

Meski tidak memerlukan banyak polesan kosmetik untuk mengoreksi penampilan, riasan natural seperti ini butuh biaya rutin untuk perawatan kulit agar wajah cemerlang tanpa perlu banyak pulasan.

Cantik natural dan flawless tidak datang dengan sendirinya. Ada proses perawatan berlapis yang tak instan. Sudah begitu, gaya hidup perlu ditata pula.

Proses apa saja yang harus dijalani untuk mendapatkan kulit wajah mulus tanpa noda dan kerut? Apa pula perlunya? Lalu, gaya hidup seperti apa yang layak dijalani untuk wajah cerah berseri tanpa polesan rias berlebih?

Laiknya Investasi...

Ilustrasi perawatan dasar kulit wajah.
THINKSTOCKS/MATOOM MI
Ilustrasi perawatan dasar kulit wajah.

WALAU terlihat merepotkan dan hasilnya tidak bisa terlihat dalam waktu singkat, perawatan kulit rutin telah menjadi kegandrungan banyak wanita pada saat ini. Bila dihitung, biaya yang dikeluarkan tak murah pula..

Beauty influencer Kae Pratiwi bahkan menyebut, perawatan kulit rutin alias skincare adalah investasi. 

Pada akhirnya, kulit yang sehat dapat membuat orang lebih percaya diri.


~Kae Pratiwi~

"Hasilnya memang tidak langsung terlihat, ada yang butuh bertahun-tahun untuk bisa melihat perbaikan dalam kulitnya. Saya lebih memilih rute seperti ini ketimbang hasil yang instan karena menurut saya (yang instan) itu tidak bertahan lama," kata Kae dalam wawancara melalui surat elektronik dengan Kompas.com.

Kae menambahkan, tidak semua make up dapat menutupi kekurangan pada kulit. Make up korektif juga bersifat sementara karena begitu dihapus akan hilang.

"Pada akhirnya, kulit yang sehat dapat membuat orang lebih percaya diri," kata pemilik blog TheFruitCompote.com ini.

Laiknya investasi, proses yang harus dijalani juga bertahap untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Biaya hanya satu tantangan, tetapi rutin dan tertib menjalani proses harian adalah kuncinya.

Diawali dari Perawatan Dasar

DI BALIK keberanian menunjukkan kulit cantik alami, ada serangkaian perawatan kecantikan yang harus dijalani, baik pada pagi hari maupun malam sebelum tidur, menggunakan produk yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit.

Menurut dr Anesia Tania SpKK, perawatan kulit harus dilakukan oleh siapa pun, termasuk yang merasa kulitnya tidak bermasalah.

"Meskipun kulit normal dan tidak ada masalah, tetap ada faktor lingkungan seperti polusi (dan) sinar matahari, serta faktor internal seperti stress, pola tidur, dan pola makan, yang dapat membuat kulit jadi kusam," kata dr Anes.

Kunci perawatan kulit yang paling dasar adalah membersihkan, melembapkan, melindungi dari sinar matahari, dan eksfoliasi (pengelupasan).

Kunci perawatan kulit yang paling dasar, menurut dr Anes terdiri dari empat tahap, yakni membersihkan, melembapkan, melindungi dari sinar matahari, dan eksfoliasi (pengelupasan).

Tahapan skincare yang berlapis-lapis seperti di Korea, menurut dr Anes, pada intinya sama dengan basic skincare. Bedanya, ada tahap pelembapan yang lebih banyak, entah itu memakai produk essence, water, serum, ampul, atau krim.

"Skincare yang terbaik adalah yang sesuai dengan masalah kulit dan bisa diikuti dengan rutin dan konsisten. Jangan sampai karena step yang terlalu banyak membuat kita jadi malas merawat kulit," ujar dokter dari Klinik Kulit Zap Premier ini.

Selain itu, perlu dipertimbangkan juga iklim Indonesia yang cenderung lembap dengan kadar air di udara yang tinggi.

"Tahap moisturizer yang berlebihan kemungkinan dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan timbul masalah seperti komedo, milia, atau biang keringat," kata dr Anes. 

4 Langkah Dasar Skincare

 

Pilihan Zat Aktif

WANITA yang merasa awam dengan perawatan kulit mungkin akan bingung menentukan produk dengan kandungan zat aktif yang tepat.

Kunci penting dari skincare adalah mengetahui jenis kulit, apakah itu kering, berminyak, atau tipe kombinasi.

Mulailah merawat dengan produk dasar terlebih dahulu. Barulah perawatan sesudahnya disesuaikan dengan kebutuhan kulit selanjutnya, misalnya untuk menghilangkan vlek hitam, mengobati jerawat, atau untuk mengencangkan kulit.

Ilustrasi pilihan produk perawatan kulit.
THINKSTOCKS/GREENNI
Ilustrasi pilihan produk perawatan kulit.

"Tinggal mencari tekstur dan formula yang sesuai dengan kondisi kulit dan selera masing-masing pemakai, dan tentunya sesuai budget masing-masing, ya," kata Kae.

Di pasaran memang tersedia beragam jenis skincare. Harganya juga bervariasi. Sebotol kecil serum wajah, misalnya, bisa berlabel harga mulai dari belasan ribu rupiah sampai jutaan rupiah. 

Wanita yang sering membagikan tips perawatan kulit di Instagram lewat akun @kaepratiwi ini menambahkan, setiap orang bisa memiliki preferensi tertentu terhadap tekstur produk.

Zat aktif yang diperlukan akan bergantung dengan masalah atau jenis kulit dan skin goals seseorang.

"Ada produk yang dirasa terlalu lengket untuk sebagian orang tapi ada juga yang merasa biasa-biasa saja (ketika memakainya)," ujar Kae. 

Hal senada disampaikan dr Anes. Menurut dia, keperluan kulit setiap orang berbeda. Karena itu, zat aktif yang diperlukan akan bergantung dengan masalah atau jenis kulit dan skin goals seseorang.

"Sebelum menggunakan skincare baru, sebaiknya lakukan test spot di area dagu atau pinggir wajah untuk melihat reaksi kulit," kata dr Anes.

Adapun untuk perawatan tambahan, Kae menyarankan penggunaan masker 1-3 kali seminggu.

Jenis masker clay atau yang sifatnya clarifying atau purifying, menurut Kae sebaiknya jangan terlalu sering digunakan. Penggunaan masker jenis itu harus selalu diimbangi pula dengan pemakaian masker yang hydrating.

"Eksfoliasi kulit secukupnya dan sesuai dengan kebutuhan kulit, jangan berlebihan karena dapat menyebabkan iritasi di kulit," ungkap Kae.

Gaya Hidup Jadi Pengunci

WALAU merawat kulit termasuk hal yang wajib, jangan mengandalkannya untuk mengatasi semua masalah kulit. Gaya hidup harus pula diubah menjadi lebih sehat.

"Pola hidup sehat juga berperan penting karena kesehatan kulit sering kali mewakili kesehatan tubuh secara keseluruhan," kata dr Anes.

Pola hidup sehat juga berperan penting karena kesehatan kulit sering kali mewakili kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

~dr Anesia Tania, SpKK

Buat problem kulit yang berat dan mengganggu, ia menyarankan untuk menghindari mencoba-coba ataupun membeli obat sendiri di apotek tanpa resep dokter.

"Konsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin yang tersertifikasi," kata dr Anes. 

Setali tiga uang, Kae juga meyakini pentingnya gaya hidup di balik pendar kecantikan alami.

"Saya percaya kalau merawat kulit itu tidak bisa mengandalkan (hasil pemakaian) dari produk saja, karena skincare bukan obat atau medikasi. Kita juga harus memperbaiki eating habit dan lifestyle," kata Kae.

Seperti halnya menjaga kesehatan tubuh, kulit yang sehat juga didapatkan dari pola makan yang sehat, konsumsi air yang cukup, menjauhi asap rokok dan alkohol, serta tidur cukup.

Ilustrasi persoalan kulit beserta perawatan dan pencegahan yang dapat dilakukan.
THINKSTOCKS/MATOOM MI
Ilustrasi persoalan kulit beserta perawatan dan pencegahan yang dapat dilakukan.

"There is no one magic product dan setiap produk itu cocok-cocokan. Tidak ada satu produk yang dapat bekerja di semua kulit orang. Jadi review yang bagus tidak memberikan jaminan hasil yang sama di kulit orang lain. Pada akhirnya, kita sendiri yang harus mencoba, trial and error sampai menemukan yang pas," kata Kae.

Sekali lagi, itu karena skincare adalah investasi, yang karenanya juga butuh beragam upaya, ketekunan, dan ketangguhan selaiknya berinvestasi di hal lain....

Catatan dan Tips
4 Langkah Dasar Skincare

RIASAN wajah Korea memang sedang mendominasi pasar dunia, termasuk tahapan skincare-nya yang dijadikan panutan bagi banyak wanita. Namun, perawatan kulit yang bertahap-tahap itu sering membuat bingung para pemula.

Seperti kata dr Anesia Tania SpKK pada paparan di atas, pada dasarnya hanya ada 4 langkah dasar skincare. Keempat langkah itu adalah pembersihan (cleansing), pelembaban, perlindungan dari sinar ultraviolet (UV), dan pengelupasan (eksfoliasi).

Masing-masing langkah ada tips dan catatannya.

Cleansing

Membersihkan kulit harus dilakukan dua sampai tiga kali sehari dengan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit.

Kae Pratiwi mengaku setiap malam mempraktikkan double cleansing atau membersihkan sisa make up dan kotoran di wajah dengan dua langkah.

Ilustrasi dua langkah pembersihan wajah
THINKSTOCKS/URCHENKO JULIA
Ilustrasi dua langkah pembersihan wajah

Langkah pertama, cleansing menggunakan pembersih berbahan minyak untuk menghapus riasan—terutama tipe waterproof—dengan maksimal. Lalu, tahap kedua, pembersihan menggunakan sabun cuci muka yang lembut.

"Pembersihan kulit yang tepat akan membuat tahapan skincare selanjutnya bisa menyerap dengan baik," kata Kae.

Melembabkan kulit

Kadar kelembaban kulit yang tepat adalah penentu tekstur kulit yang kenyal dan terlihat kencang alami.

"Kulit yang glowing biasanya memiliki kadar air yang cukup (well-hydrated) dan tidak ada penumpukan sel kulit mati. Gunakan pelembab yang sesuai jenis kulit," kata dr Anes.

Ilustrasi menggunakan pelembab wajah.
THINKSTOCKS/MELAZERG
Ilustrasi menggunakan pelembab wajah.

Kulit yang kering atau dehidrasi, meski produksi minyak di kulit cukup, tetap bisa membuat penampilan wajah tampak kusam atau lebih tua.

Perlindungan dari Sinar UV

Setiap hari, kita juga diwajibkan memakai tabir surya untuk mencegah kerusakan karena paparan sinar matahari yang bersifat akumulatif. Ini juga untuk mencegah efek penuaan muncul lebih dini.

Terlebih lagi, Indonesia adalah negara tropis dengan intensitas sinar UV cukup tinggi. Untuk wilayah tropis seperti di sini, pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan PA, sehingga melindungi kulit dari UVA dan UVB.

Sebagai catatan, efek UVB pada kulit adalah sunburn yang relatif bersifat sementara. Adapun paparan UVA dapat memicu penuaan pada kulit yang bersifat permanen. 

Ilustrasi seseorang memakai tabir surya atau tidak ketika beraktivitas di bawah paparan sinar matahari.
THINKSTOCKS/BLUERING MEDIA
Ilustrasi seseorang memakai tabir surya atau tidak ketika beraktivitas di bawah paparan sinar matahari.

SPF adalah singkatan dari sun protection factor, yang menunjukkan "level" perlindungan zat aktif di dalam tabir surya terutama untuk menangkal UV B. Adapun PA merujuk pada protection grade of UVA rays atau tingkat perlindungan terhadap sinar UVA.

SPF diikuti dengan angka 15, 30, atau 45, yang mengindikasikan persentase sinar UV yang tertangkal. SPF 15 adalah tabir surya yang dirancang menangkal 94 persen sinar UV untuk rentang waktu 2-4 jam. Namun, SPF 30 bukan berarti kelipatan SPF 15, melainkan dirancang menangkal 97 persen sinar UV, sementara SPF 45 menangkal 98 persen sinar UV.

Adapun PA diikuti dengan tanda "+" dari satu sampai tiga tanda, yang menunjukkan rentang waktu perkiraan efektif perlindungan tabir surya berdasarkan pembacaan persistent pigment darkening (PPD), merujuk standardisasi dari Japan Cosmetic Industry Association.

PA+ akan memberikan perlindungan terhadap UVA dengan PPD dalam skala 2 sampai 4. Tingkat ini disarankan untuk penggunaan di wilayah dengan paparan sedang sinar UV. Adapun PA++ adalah untuk PPD skala 4-8 di area dengan paparan sedang UV juga yang ideal bagi kulit normal. PA+++ merupakan perlindungan untuk PPD lebih dari 8.

Gunakan sunscreen 30 menit sebelum keluar rumah dan jangan lupa untuk ulang pemakaian tiap 3 jam.

Eksfoliasi

Seiring bertambahnya usia, regenerasi sel akan semakin lama. Karenanya, kulit mati akan menumpuk dan membuat kulit tampak kusam dan gelap.

Lama-kelamaan dapat muncul masalah seperti flek, keriput, dan warna kulit tidak rata.

"Eksfoliasi atau pengelupasan sel kulit mati sebaiknya dilakukan seminggu sekali, bisa dengan scrub, brush atau masker, dan acid," kata dr Anes.

Ilustrasi masker wajah
THINKSTOCKS/DEEDL
Ilustrasi masker wajah 
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.