JEO - Tokoh

Wajib Militer dan Para Bintang Korea...

Sabtu, 18 September 2021 | 11:31 WIB

Wajib militer merupakan hal yang tak terbantahkan bagi muda-mudi di Korea Selatan.

Demi membangun rasa cinta Tanah Air sekaligus menjadi salah satu pondasi pertahanan, kaum muda apapun status dan golongannya rela ditempa fisik dan mental.

Lantas, bagaimana ceritanya bila yang mengikuti wajib militer adalah para bintang?

PENGGEMAR Korea Pop dan Korea Drama pasti sudah tidak asing  lagi dengan wajib militer atau yang biasa disingkat wamil.

Sebab, tak jarang para fans tiba pada momen berpisah untuk waktu cukup lama dengan idola mereka yang mengikuti wajib militer.

Sebagai awalan dari kisah ini, mari pertama-tama kita mengenal apa itu wajib militer di Korea Selatan.

Klik menu infografik di bawah ini dan dapatkan informasi di baliknya. 

 Kehidupan wamil 

Wajib militer di Korea Selatan merupakan bentuk bela negara dan dukungan setiap warga negara bagi pertahanan nasional.

Sesuai namanya, warga negara yang mengikuti program wajib militer akan melayani negara dengan menjadi prajurit militer dalam durasi yang telah ditentukan.

Sebagaimana seorang prajurit, peserta wajib militer sehari-hari menjalani kehidupan keprajuritan. Mulai dari latihan fisik yang berat, menerima materi pertahanan, pembentukan mental dan karakter, hingga bertugas di wilayah operasi.

Bila memungkinkan, mereka boleh menerima kunjungan dari keluarga meski hanya pada hari libur.

Tetapi, bagi yang diterjunkan di daerah operasi tertentu, perbatasan negara contohnya, mereka terpaksa harus menahan rindu bertemu kekasih atau keluarga hingga masa wajib militer selesai. Menghubungi keluarga menggunakan ponsel pun tidak diperbolehkan.

Foto Taemin SHINee bersama rekan-rekannya saat menjalani wamil
Soompi
Foto Taemin SHINee bersama rekan-rekannya saat menjalani wamil

Meski demikian, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengambil sejumlah kebijakan pelonggaran bagi wajib militer.

Pada April 2018 misalnya, peserta wajib militer diuji coba untuk boleh menggunakan ponsel setelah selesai bertugas.

Setahun setelahnya, tercatat ada 120.000 prajurit militer yang diizinkan menggunakan ponsel mulai pukul 18.00 hingga 22.00 waktu setempat pada hari kerja dan pukul 07.00 hingga 22.00 waktu setempat pada akhir pekan atau hari libur.

Otoritas militer menganalisis bahwa penggunaan ponsel membantu mengurangi depresi. Oleh sebab itu, pada Juli 2020, Kementerian Pertahanan Korea Selatan memutuskan secara resmi prajurit militer diperbolehkan menggunakan ponsel dengan pembatasan waktu dan akses situs tertentu.

Namun, ponsel tidak boleh digunakan untuk memotret, merekam video atau suara.

Pada Agustus 2018, Kementerian Pertahanan Korea Selatan juga menguji coba pola baru wajib militer. Peserta diperbolehkan meninggalkan barak dan tempat pelatihan untuk urusan pribadi sebanyak dua kali dalam sebulan.

Rupanya uji coba itu menuai banyak manfaat. Komunikasi antara militer dengan masyarakat sipil menjadi semakin baik. Moral prajurit juga semakin meningkat.

Foto Taemin SHINee selama wajib militer.
Soompi
Foto Taemin SHINee selama wajib militer.

Selain itu, peserta tetap dapat mengurus persoalan pribadi, mengembangkan keterampilan, mendapat perawatan medis di luar kamp militer dan memiliki istirahat cukup untuk melanjutkan tugas.

Pada Februari 2019, masa uji coba berakhir dan kebijakan itu pun diterapkan secara permanen.

Namun, semenjak pandemi Covid-19, kebijakan diubah. Peserta wajib militer tidak diperkenankan mengambil jatah libur, keluar malam atau menerima kunjungan dari siapapun demi mencegah penularan virus. Mereka hanya diperbolehkan berkomunikasi dengan keluarga melalui ponsel pada jam-jam tertentu.

Kebijakan itu diputuskan setelah ada prajurit di Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara terinfeksi virus SARS-CoV-2.

Seperti prajurit pada umumnya, peserta wajib militer juga menerima gaji per bulan dari negara.

Mengutip laporan situs resmi Statista April 2021, peserta wajib militer untuk masa tugas 18-20 bulan menerima gaji antara 450.000 won atau Rp 5,4 juta hingga 609.000 won atau Rp 7,4 juta.

Aktor dan penyanyi K-pop Taecyeon melambaikan tangan kepada ratusan penggemar yang menyambut setelah dia menyelesaikan wajib militernya, Kamis (16/5/2019).
Xportsnews
Aktor dan penyanyi K-pop Taecyeon melambaikan tangan kepada ratusan penggemar yang menyambut setelah dia menyelesaikan wajib militernya, Kamis (16/5/2019).

 Drama bintang saat wamil 

Sebagai program pemerintah Korea Selatan, wajib militer diikuti oleh setiap warga negara yang memenuhi syarat. 

Tidak memandang status ekonomi dan latar belakang, setiap warga negara yang lolos administrasi dan syarat lainnya harus mengikuti kehidupan militer untuk masa dinas tertentu, termasuk para bintang Korea. 

Kisah para bintang Korea saat menjalani wajib militer sungguh beragam. Ada yang menuai kontroversi, bikin miris hati, ada pula yang memunculkan rasa bangga.

Cerita mereka menjadi semakin menarik dikonsumsi publik lantaran wajib militer tidak membuat para bintang menjadi eksklusif di wilayah tugasnya. Semua orang yang mengikuti wajib militer mempunyai derajat yang sama dan diperlakukan sama.

Simak sederet kisah para bintang Korea di kehidupan wajib militer. 

Kisah pertama yang dirangkum tim JEO Kompas.com datang dari aktor sekaligus model Park Bo Gum. Ia bergabung ke Angkatan Laut Republik Korea Selatan per 31 Agustus 2020.

Pada 27 Oktober 2020, ia didapuk menjadi pembawa acara di konser resmi matranya sendiri dalam perayaan On Board ke-19. Park Bo Gum tak sendirian. Angkatan Laut memasangkannya dengan aktris cantik Park SeYoung.

Pada saat pembukaan, keduanya berinteraksi di atas panggung. Park Se Young menanyakan kabar Park Bo Gum.

Park Bo Gum menjawab, ia telah menyelesaikan pendidikan dasar di Angkatan Laut. Konser itu adalah partisipasi perdananya di acara resmi kemiliteran.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung salah satu serial drama yang dibintanginya dan tengah tayang pada masa itu. Serial drama yang dimaksud adalah Record of Youth.

“Malam ini juga merupakan malam terakhir penayangan Record of Youth. Saya berharap orang-orang akan menonton drama ini setelah menikmati konser mala mini,” celetuk Park Bo Gum, dilansir Soompi.

Park Go Bum akan tampi di program Running Man
soompie.com
Park Go Bum akan tampi di program Running Man

Tak hanya itu, ia juga mempromosikan salah satu film yang dibintanginya bersama aktor Goong Yoo, yakni Seobok.

Peristiwa yang terkesan sepele ini rupanya menuai kecaman publik. Sebab, Park Go Bum mempromosikan karier pribadi di tengah acara resmi kemiliteran. Hal itu dinilai melanggar undang-undang kemiliteran yang salah satunya mengatur bahwa prajurit tidak dapat berpartisipasi dalam mencari keuntungan pribadi dalam tugas di militer.

Kecaman meluas hingga dunia maya. Warganet menuding apa yang dilakukan Park Go Bum berpengaruh pada peringkat penonton filmnya sehingga dapat dikategorikan sebagai praktik mencari keuntungan pribadi. Bahkan, sampai ada warganet yang membuat petisi daring.

Sehari setelahnya, perwakilan Angkatan Laut Kores angkat bicara. Berdasarkan analisis mereka, dinyatakan bahwa apa yang dikatakan Park Go Bum di atas panggung tidak direncanakan dan merupakan sebuah insiden.

Pernyataan Park Go Bum merupakan respons wajar dan spontan dari pertanyaan tandem pembawa acara.

"Setelah ditinjau secara hukum, disimpulkan bahwa itu adalah insiden, bukan aktivitas mencari keuntungan. Di masa mendatang, kami akan memeriksa aspek-aspek ini dengan cermat saat kami terlibat dalam aktivitas publik," papar perwakilan Angkatan Laut.

Jawaban tersebut pun mengakhiri polemik publik.

Lain cerita bagi aktor Hyun Bin yang mengawali wajib militer pada tahun 2011. Kariernya di militer justru mengundang decak kagum masyarakat, terutama para penggemarnya.

Dikutip Soompi, salah seorang rekan wajib militer Hyun Bin mengungkapkan bahwa sang aktor tidak menggunakan seluruh jatah hari liburnya sebelum masa dinas berakhir.

Hyun Bin disebut memanfaatkan hari libur untuk urusan pribadi lebih sedikit dibandingkan rata-rata warga negara Korea Selatan yang mengikuti wajib militer. Hyun Bin pun tidak keberatan kembali ke kamp militer meskipun di hari libur.

“Dalam banyak hal, kehidupan militernya yang terpuji menjadi inspirasi bagi tentara lain,” tutur rekan Hyun Bin yang tidak ingin diketahui identitasnya itu.

Aktor asal Korea Selatan, Hyun Bin
Soompi
Aktor asal Korea Selatan, Hyun Bin

Kesaksian rekan Hyun Bin itu juga diakui Angkatan Laut Korea Selatan. Tak heran bila pemeran Kapten Ri dalam serial 'Crash Landing On You' itu menerima penghargaan Secretary of Defence Award and Marine Corps Commandant Commendation dari Angkatan Laut untuk integritasnya di militer.

“Meskipun dia adalah bintang top, dia bekerja sangat keras tanpa perlakuan atau pelatihan khusus. Kami ingin memberinya penghargaan ini atas dinas militernya yang setia,” ujar perwakilan Angkatan Laut Korea Selatan.

Bila Hyun Bin dikenal atas integritasnya, masyarakat Negeri Ginseng kemudian membanding-bandingkannya dengan solois Rain atau yang memiliki nama asli Jung Ji-hoon. Rain diketahui masuk wajib militer di tahun yang sama dengan Hyun Bin.

Saat itu, Rain sedang jadi buah bibir lantaran hubungannya dengan aktris Kim Tae Hee terungkap ke publik.

Rain pun sering tertangkap publik masih mengenakan seragam tentara bertemu Kim Tae Hee. Hal ini memicu kecaman dari masyarakat. Mereka menyoroti tentang berapa hari libur yang dimiliki Rain sehingga bisa sering bertemu dengan kekasih.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan dilansir the Korea Herald menyebut, selama masa tugasnya di wajib militer, Rain menghabiskan 71 hari libur. Sedangkan, rata-rata libur yang diberikan kepada tentara lain adalah 43 hari.

Rain sempat dijatuhi hukuman tujuh hari tidak boleh keluar dari kamp militer akibat peristiwa itu.

Penyanyi asal Korea Selatan Rain atau Jung Ji-hoon
Soompi
Penyanyi asal Korea Selatan Rain atau Jung Ji-hoon

Tak hanya itu, Rain disorot karena kedapatan menenggak alkohol usai konser kemiliteran. Aksi memalukan bagi masyarakat Korea Selatan itu dilakukannya bersama penyanyi Se7en dan Sangchu, member Mighty Mouth yang juga tengah menjalani wajib militer.

Kontroversi semakin menjadi-jadi setelah Se7en dan Sangchu juga tepergok masuk ke panti pijat erotis. Hal ini tentu menuai pertanyaan publik, apakah Rain turut serta dalam aktivitas itu?

Belakangan, militer menyatakan, Rain tidak melakukan tindakan indisipliner.

“Dia (Rain) hanya minum alkohol karena dia didorong dan dia tidak terlibat dalam kontroversi saat ini,” ujar perwakilan Kementerian Pertahanan, dikutip Soompi.

Sementara Se7en dan Sangchu dihukum 10 hari mendekam di penjara militer. Keduanya juga mendapat perpanjangan dinas wajib militer.

Wajib militer mungkin menjadi momen mengkhawatirkan bagi muda-mudi Korea yang sedang bermandi asmara. Sebab, bila sang kekasih mengikuti wajib militer, itu artinya komunikasi akan renggang untuk waktu lama.

Maka dari itu, banyak pria muda Korea yang ‘dibuang’ kekasihnya setelah memulai wajib militer.

Peristiwa serupa dialami pasangan artis Korea Lee Min Ho dengan Bae Suzy.

Keduanya diketahui berpacaran pada Maret 2015. Hubungan baru keduanya diketahui publik setelah Dispatch mengunggah foto-foto kemesraan mereka di London.

Pada Mei 2017, Le Mih Ho kemudian memulai wajib militernya. Enam bulan setelahnya, pasangan ini diisukan putus. Akhirnya agensi Lee Min Ho dan Suzi membenarkan kabar bahwa keduanya sudah tidak lagi mempunyai hubungan spesial.

Lee Min Ho dan Bae Suzy berpacaran dari 2015 hingga 2017
Soompi
Lee Min Ho dan Bae Suzy berpacaran dari 2015 hingga 2017

Saking banyaknya fenomena putusnya hubungan kekasih karena wajib militer, Kementerian Pertahanan Korea akhirnya memberikan pelonggaran penggunaan ponsel sehari-hari pada prajuritnya.

Kebijakan ini sekaligus menjadi momentum pergeseran budaya militer Korea yang ketat dan tertutup menjadi lebih manusuawi.

 Mereka yang Tak Lolos dan Dikecualikan 

Entah beruntung atau justru sedang apes, tidak seluruh muda-mudi Korea berkesempatan mengikuti wajib militer. Biasanya, karena tidak memenuhi syarat.

Begitu pula sejumlah artis Korea ada yang batal masuk wajib militer atas beberapa kondisi yang sedang menimpa mereka. Berikut ini sederet artis yang dimaksud.

Penyanyi Jung Joon Young dibebaskan dari kewajiban militer karena gagal memenuhi persyaratan pendidikan.

“Saya mengikuti tes fisik untuk dinas militer, tetapi mereka tidak menerima pendidikan luar negeri saya,” kata Jung Joon Young, dilansir Soompi.

Artis asal Korea Selatan Jung Joon Young
Soompi
Artis asal Korea Selatan Jung Joon Young

Diketahui, Jung Joon Young lahir di Jakarta, Indonesia. Karena mengikuti orangtua, kemudian ia pindah ke China. Ia pun mengenyam pendidikan dasar di kedua negara itu.

Strata pendidikan di Indonesia dan China disebut tidak sesuai dengan syarat yang ditetapkan Korea Selatan. Oleh sebab itu, Jung Joon Young tidak diterima di wajib militer.

Nasib yang sama juga terjadi pada member band N.Flying, Lee Seung Hyub. Ia dibebastugaskan dari wajib militer karena mengalami cedera kaki pada 2014 dan telah dua kali menjalani operasi.

Lee Seung Hyub cukup menyesal tidak dapat memberikan pelayanan bagi negaranya. Oleh sebab itu, ia menahan-nahan untuk mengumumkannya ke penggemar.

“Dalam beberapa hal, ini adalah topik yang sensitif dan dalam memikirkan bagaimana penggemar akan menerima berita ini, saya pikir saya tidak perlu terburu-buru mengungkapkannya ketika saya belum sepenuhnya siap,” tutur Lee Seung Hyub.

Lee Seung Hyub N.Flying
Soompi
Lee Seung Hyub N.Flying

Selain persoalan pendidikan dan syarat fisik, ada pula warga Korea yang dikecualikan dari wajib militer, yakni mereka yang mengalami kesulitan finansial keluarga. Seperti yang terjadi pada aktor Jo Jung Suk.

Setelah sang ayah meninggal tahun 2000, Jo Jung Suk mesti merawat ibunya yang sudah lanjut usia. Sebab, ia tidak memiliki anggota keluarga lain.

Jo Jung Suk pun harus mencari uang sembari merawat ibunya. Belum lagi, ia mesti membiayai kuliahnya sendiri di Seoul Arts University.

Aktor Jo Jung Suk dalam konferensi pers virtual drama Hospital Playlist, Kamis (10/6/2021).
tvN/Netflix
Aktor Jo Jung Suk dalam konferensi pers virtual drama Hospital Playlist, Kamis (10/6/2021).

Ia kemudian mengajukan pembebasan wajib militer. Pemerintah kemudian mengecek kondisinya terlebih dahulu sebelum memutuskan mengabulkan permohonan itu.

“Aspek lingkungan, termasuk audit dan rekening tabungan, terkonfirmasi pada saat itu,” papar agensi Jo Jung Suk, Dream Star Entertainment pada 2012.

Di antara para bintang yang tidak mengikuti wajib militer, nampaknya kisah dari sosok-sosok berikut ini yang paling membanggakan. Siapa lagi kalau bukan BTS.

Semua berawal dari dorongan publik agar boy band dengan tujuh member itu tidak perlu mengikuti wajib militer pada 2018. Alasannya, karya mereka di bidang musik telah mendunia dan secara tidak langsung telah mengharumkan nama Korea Selatan.

Atas dorongan itu, salah seorang anggota Majelis Nasional Korea Selatan Ha Tae Kyung meresponsnya.

“Saya memeriksa daftar kompetisi internasional yang menentukan pengecualian dan memang menemukan ada masalah dalam hal keadilan,” ujar Ha Tae Kyung.

Boy group BTS bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae In
Twitter The Blue House
Boy group BTS bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae In

Ha Tae Kyung melihat, seseorang yang menang di kompetisi musik klasik saja bisa mendapatkan pengecualian tidak ikut wajib militer. Masak seniman yang berada di peringkat atas tangga lagu dunia tidak bisa demikian?

Ia mencontohkan solois PSY yang memecahkan rekor dunia dengan lagunya ‘Gangnam Style’.

“Dia memiliki pengaruh yang sangat besar pada orang-orang di seluruh dunia,” kata Ha Tae Kyung.

Sebenarnya, sejak dahulu, undang-undang dinas militer Korea Selatan mengizinkan orang-orang yang memiliki kemampuan khusus di bidang seni dan olahraga untuk berlatih sementara waktu di pusat pelatihan dasar militer, kemudian menghabiskan 2 tahun 10 bulan sebagai pekerja layanan publik di bidang masing-masing. Mereka berstatus bukan tentara aktif.

Namun, perhatian bagi seniman berprestasi untuk mendapatkan pengecualian seperti ini minim.

Membutuhkan waktu sekitar dua tahun, akhirnya pemerintah Korea Selatan mengamandemen Undang-Undang Dinas Militer, tepatnya pada 1 Desember 2020. Undang-undang hasil amandemen itu dijuluki ‘amandemen dinas militer BTS’ oleh publik.

Melalui amandemen itu, seniman yang menerima rekomendasi dari Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata bisa menunda wajib militer hingga mereka berusia 30 tahun, termasuk BTS. 

Artinya, BTS tetap dapat mengikuti wajib militer tahun 2022. 

 Strategi Para Bintang 

Menanggalkan gegap gempita dunia panggung merupakan hal yang sulit bagi selebritas Korea. Apalagi bila karier sedang berada di puncak. 

Hilang dari layar dan panggung selama paling tidak 18 bulan membuat mereka khawatir akan eksistensinya di dunia hiburan. 

Di sisi lain, tren industri hiburan di Korea berubah demikian cepat. Banyak karya baru yang lahir dan otomatis melahirkan seniman baru pula yang berkualitas. 

Belum lagi, tidak ada yang dapat menjamin tawaran proyek di industri hiburan akan tetap sama seperti sebelum masuk wajib militer.

Hal yang dapat diharapkan untuk menyokong popularitas mereka paling-paling para penggemar. Itu pun tidak ada yang dapat memastikannya, bukan? Sebab, menunggu terlalu lama adalah hal yang membosankan. 

Khusus bagi sebuah grup K-pop, kekhawatiran karier meredup juga muncul. Sebab, bila salah satu member tidak ada, tentu membuat aksi panggung pincang. Lantas, bagaimana bila dua atau tiga member yang menghilang? 

Sejumlah artis kemudian menggunakan strategi agar dirinya tetap lekat di hati penggemar.

Grup musik WINNER memilih vakum sebagai kelompok karena dua member-nya berangkat wajib militer dalam waktu berdekatan, yakni Jinu dan Hoony.

Aksi WINNER dalam konser 'Everywhere Tour' di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (17/11/2018) malam.
YG Entertainment
Aksi WINNER dalam konser 'Everywhere Tour' di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (17/11/2018) malam.

Namun, YG Entertainment sebagai agensi kemudian menyiapkan strategi khusus bagi para member yang tersisa, Mino dan Seungyoon, agar tetap eksis.

Mino comeback solo dengan merilis album TAKE pada Oktober 2020. Seungyoon juga sempat menjadi pemeran pembantu dalam video musik lagu utamanya, "Run Away".

Seungyoon kemudian fokus pada karier aktingnya. Salah satunya bermain dalam drama Kairos.

Mino dan Seungyoon juga sempat dibuatkan travel reality show oleh YG Entertainment. Judulnya, 'WINNER Vacation–Bell Boys'. Acara itu tayang mulai Januari 2021 dan mendapat respons baik dari penggemar.

Hal yang sama dialami grup SHINee ketika Onew, Key, dan Minho, memulai kewajiban negara dalam waktu berdekatan. 

Hanya Taemin yang masih bisa menunda jadwal wajib militernya. Sebab, ia merupakan member termuda atau dikenal dengan istilah maknae. SHINee akhirnya vakum.

Boy group SHINee
Soompi
Boy group SHINee

Meski demikian, dalam kasus SHINee, wajib militer rupanya tak menamatkan karier grup mereka. SHINee comeback dengan personel lengkap lewat album 'Don't Call Me' tanggal 22 Februari 2021. Mereka berhasil kembali merebut hati para penggemarnya.

Album tersebut langsung melesat ke peringkat nomor satu di tangga lagu iTunes Top Album, setidaknya di 45 negara. 

Strategi lain yang dijalankan para artis agar kariernya tak redup setelah menjalani wajib militer adalah dengan mempersembahkan karya mereka tepat sebelum memasuki masa dinas. 

Ryeowook Super Junior contohnya. Ia merilis single berjudul ‘Cosmic’ pada 23 September 2016, tepat 18 hari sebelum ia berangkat wajib militer. 

Mengikuti jejak Ryeowook, Kyuhyun juga merilis lagu berjudul "Goodbye For Now" pada 24 Mei 2017. 

Lagu tersebut sebagai salam perpisahan sementara sebelum dirinya menjalani wajib militer pada 25 Mei 2017. 

Sejumlah artis pun melakukan strategi sama, antara lain Onew SHINee, Changsub BTOB, Minhyuk BTOB, Minho SHINee dan Baekhyun EXO. 

Artis lain memilih strategi berbeda untuk meminimalisasi kekhawatiran ini, yakni dengan memilih menjalani wajib militer pada awal karier, bahkan sebelum memulai debut sebagai artis.

Hal ini tentu membuat kerja-kerja mereka di dunia hiburan ke depannya tidak akan tercampur dengan dinas militer.

Park Seo Joon contohnya. Selepas lulus sekolah menengah atas pada 2008, ia yang saat itu berusia 19 tahun langsung mengemban tugas sebagai wajib militer. 

Setelah melalui masa wajib militer pada 2010, Park Seo Joon yang menjadi bintang pada film 'Itaewon Class' itu baru memulai kariernya di dunia akting. 

Lee Kwang Soo juga serupa. Ia baru terjun ke dunia seni peran setelah menyelesaikan wajib militer pada 2007. 

Kariernya justru kian sukses, terutama setela melakoni peran dalam drama 'Here He Comes'. 

Kisah serupa dialami Kim Seon Ho. Aktor yang sedang naik daun melalui drama 'Start-Up' itu rupanya telah menyelesaikan dinas militernya jauh sebelum debut sebagai aktor. 

Kim Seon Ho
Instagram @jtbcdrama
Kim Seon Ho

Hal itu membuat para penggemarnya senang karena mereka akan terus melihat sang aktor di layar kaca tanpa harus berpisah selama 18 bulan.

Kemudian ada Kim Jung Hyun. Ia memutuskan untuk mengikuti wajib militer justru pada saat masih mengenyam pendidikan jurusan akting di Korea National University of Arts. Ia mengambil cuti untuk bisa bertugas melayani negara. 

Setelahnya, Kim Jung Hyun yang juga menjadi pemeran pembantu di serial 'Crash Landing On You' itu baru memulai debutnya sebagai aktor. 

Tak ada rumus baku bagi para bintang Korea untuk tetap sukses bertahan di industri hiburan selepas menjalankan wajib militer. Semua kembali kepada karya, orang-orang yang mengapresiasinya, serta waktu yang akan menjawabnya. 

Namun bagi para penggemar, tentu ada rumus bakunya, yakni bersabar hingga idolanya kembali tampil di panggung dan layar kaca.

Sampai itu terjadi, foto-foto kegagahan idola berseragam militer yang berseliweran di media sosial mungkin bisa jadi obat rindu, bukan?

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.